1 Fungsi konstan / tetap dan Contoh Soal. Suatu fungsi akan dikatakan sebagai fungsi konstan jika pada di dalam setiap anggota himpunan domain fungsi selalu berlaku f (x) = C pada fungsi f: A → B untuk rumus f (x) -nya. C pada fungsi konstan adalah bilangan yang bersifat konstan. Untuk Contoh soal misal f: R → R yang memiliki rumus f (x Relasimerupakan sebuah aturan yang memasangkan anggota himpunan satu ke himpunan yang lain. Sebuah relasi yang terdapat dalam himpunan A dengan himpunan B biasa disebut sebagai pemasangan atau korespondensi dari anggota yang terdapat di dalam himpunan A ke anggota yang terdapat di dalam himpunan B. Sebagai contoh: suatu himpunan A = {0, 1, 2 Tentukanaturan relasi yang mungkin dari himpunan P ke himpunan Q jika diketahui himpunan P = {2, 3, 4, 6, 8, 10} dan himpunan Q = {1, 2, 3, 5}, serta himpunan pasangan berurutannya adalah {(2, 1), (4, 2), (6, 3), (10, 5)}. Buatlah nama relasi yang mungkin antara kedua himpunan itu. b. Gambarlah diagram panah dari setiap anggota himpunan A 3 Perhatikan dua himpunan berikut. A. Buatlah nama relasi yang mungkin antara kedua himpunan itu. B. Gambarlah diagram panah dari setiap anggota himpunan A ke setiap anggota himpunan B sesuai dengan relasi yang telah kamu buat. 4. Pak Idris mempunyai tiga orang anak, bernama Faisal, Alu' dan Risqi. Pak Sugandar KomponenBasis Data. Basis data adalah merupakan suatu sistem yang dibangun oleh beberapa komponen diantaranya ada enam komponen pokok antara lain ialah: 1. Perangkat keras (hardware) dalam sistem komputer. Dalam sistem pengolahan basis data digital perangkat utama sebagai pengolah data dalah komputer. 2. Buatlahanak panah menunjukkan relasi antara himpunan A dengan himpunan B. Contoh : A = (Ani, Irfan, Arman, Ahmad, Erwin) Misalkan R sebuah relasi yang didefinisikan pada himpunan P. Relasi R dikatakan bersifat refleksif jika untuk p € P berlaku (p,p) € R. (1,1),(1,2),(2,2),(2,1),(3,3)}. Relasi R tersebut bersifat refleksif 1 Pengertian Fungsi (pemetaan) Fungsi dari himpunan A ke himpunan B merupakan relasi yang menghubungkan setiap anggota himpunan A ke tepat satu anggota himpunan B. Contoh Pemetaan/Fungsi: Contoh Bukan Pemetaan/Fungsi: Tidak semua anggota himpunan A dihubungkan dengan anggota himpunan B. 2. Domain, Kodomain dan Range. Nas: Yes 54:11-17 Di sini Tuhan menghibur Israel yang menderita dengan melukiskan damai sejahtera, kebenaran, dan kemuliaan dari kaum sisa yang dipulihkan di masa depan; Yohanes menggunakan lukisan yang sama ketika menggambarkan keadaan Yerusalem baru (Wahy 21:10,18-21).Kata-kata ini menghibur orang percaya yang sedang mengalami penganiayaan berat atau kesukaran. Perhatikandua himpunan berikut. a. Buatlah nama relasi yang mungkin antara kedua himpunan itu. b. Gambarlah diagram panah dari setiap anggota himpunan A ke setiap anggota himpunan B sesuai dengan relasi yang telah kamu buat. Jawaban : Baca Juga Kunci Jawaban MTK Kelas 11 Halaman 224 Uji Kompetensi 12.2 ajPRK0k. Kenapa Nama Relasi Penting? Hello Readers, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang nama relasi dan pentingnya nama relasi dalam matematika. Nama relasi adalah istilah yang sering digunakan dalam matematika terutama pada teori himpunan. Nama relasi sangat penting dalam matematika karena dengan nama relasi kita dapat mengetahui hubungan antara dua himpunan. Apa Itu Himpunan? Sebelum membahas lebih lanjut tentang nama relasi, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu tentang apa itu himpunan. Himpunan adalah kumpulan objek atau elemen yang memiliki satu atau beberapa sifat yang sama. Contohnya, himpunan buah-buahan terdiri dari apel, anggur, jeruk, dan sebagainya. Contoh Nama Relasi Nah, sekarang mari kita lihat contoh sederhana dari nama relasi. Misalnya, terdapat dua himpunan yaitu himpunan A = {1, 2, 3} dan himpunan B = {4, 5, 6}. Maka, kita dapat membuat nama relasi antara himpunan A dan B dengan menggunakan simbol relasi seperti , ≤, dan ≥. Cara Membuat Nama Relasi Ada beberapa cara untuk membuat nama relasi antara dua himpunan. Salah satunya adalah dengan menggunakan simbol relasi seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Selain itu, kita juga dapat membuat nama relasi dengan menggunakan kata-kata atau frasa yang menggambarkan hubungan antara dua himpunan tersebut. Contoh Nama Relasi dengan Simbol Mari kita lihat contoh penggunaan simbol relasi untuk membuat nama relasi antara dua himpunan. Misalnya, terdapat himpunan A = {1, 2, 3} dan himpunan B = {4, 5, 6}. Maka, kita dapat membuat nama relasi sebagai berikut- A B artinya himpunan A lebih besar dari himpunan B- A ≤ B artinya himpunan A kurang dari atau sama dengan himpunan B- A ≥ B artinya himpunan A lebih besar dari atau sama dengan himpunan B Contoh Nama Relasi dengan Kata-kata Selain menggunakan simbol relasi, kita juga dapat membuat nama relasi dengan menggunakan kata-kata atau frasa yang menggambarkan hubungan antara dua himpunan. Misalnya, terdapat himpunan A = {1, 2, 3} dan himpunan B = {2, 3, 4}. Maka, kita dapat membuat nama relasi sebagai berikut- A berkaitan dengan B artinya himpunan A dan himpunan B memiliki hubungan yang erat- A memuat B artinya himpunan A mengandung himpunan B- A dibawah B artinya himpunan A berada di bawah himpunan B- A sejajar dengan B artinya himpunan A sejajar dengan himpunan B Kesimpulan Dalam matematika, nama relasi sangat penting karena dengan nama relasi kita dapat mengetahui hubungan antara dua himpunan. Nama relasi dapat dibuat dengan menggunakan simbol relasi seperti , ≤, dan ≥, atau dengan menggunakan kata-kata atau frasa yang menggambarkan hubungan antara dua himpunan. Selain itu, kita juga dapat membuat nama relasi dengan cara yang lain yang sesuai dengan kebutuhan. Sampai Jumpa Kembali di Artikel Menarik Lainnya AstridOctober 4, 2022Di bawah ini terdapat himpunanA = {Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah} B = {Semarang, Bandung, Medan, Palembang, Banjarbaru, Samarinda, Pontianak, Kendari, Palu, Jayapura}Buatlah nama relasi yang mungkin antara kedua himpunan itu Jawaban terverifikasiPada himpunan A terdiri dari nama-nama Provinsi yang ada di himpunan B terdiri dari nama-nama ibukota dari berbagai provinsi di relasi yang mungkin dari himpunan A ke himpunan B adalah “beribu kota di” Kembali ke Materi MatematikaLatihan Soal Lainnya Yuk! operasi himpunan yang sesuai dengan daerah yang diarsir adalah berapa banyak korespondensi satu satu yang dapat dibuat dari himpunan berikut Himpunan pasangan berurutan yang merupakan korespondensi satu-satu adalah Himpunan pasangan berurutan berikut yang merupakan fungsi adalah Pernyataan yang benar untuk himpunan-himpunan berikut adalah Pengertian relasi antara anggota dua himpunan Relasi hubungan dapat terjadi antara anggota dari dua himpunan. Misalnya, A = {1, 2, 3, 4} dan B = {4, 5, 6, 7}. Antara anggota himpunan A dan B ada relasi “tiga kurangnya dari”. Relasi tersebut dapat ditunjukkan dengan diagram sbb Relas antara anggota himpunan A dan B dapat dinyatakan sebagai himpunan pasangan berurutan sebagai berikut {1,4, 2,5, 3,6, 4, 7} Relasi antara anggota himpunan A dan B dapat dinyatakan dengan menggunakan rumus. Misalnya anggota A dinyatakan dengan x, maka pasangannya ialah y anggota B dirumuskan y = x + 3 Pengertian fungsi dan pemetaan Perhatikan diagram panah berikut. Gb 1 Gb 2 gb 3 gb 4 Pada gambar 1, 3 dan 4 setiap anggota himpunan A mempunyai pasangan tepat satu anggota himpunan B. Relasi yang memiliki ciri seperti itu disebut fungsi atau pemetaan. Pada gambar 2 bukan fungsi karena ada anggota A yang punya pasangan lebih dari satu anggota B. Definisi Relasi dari himpunan A ke himpunan B disebut fungsi atau pemetaaan, jika dan hanya jika setiap unsur dalam himpunan A berpasangan tepat dengan satu unsur dalam himpunan B. Misalkan f adalah suatu fungsi dari himpunan A ke himpunan B, maka fungsi f dilambangkan dengan f A →B Jika dan sehingga pasangan berurut maka y disebut peta atau bayangan dari x oleh fungsi f. Peta atau bayangan ini dinyatakan dengan seperti ditunjukkan pada gambar berikut. Jadi, suatu fungi f dapat disajikan dengan lambang pemetaan sebagai berikut dengan disebut rumus atau aturan fungsi, x disebut peubah variabel bebas dan y disebut peubah variabel tak bebas. Himpunan A disebut daerah asal atau domain dan dilambangkan dengan Df. Himpunan B disebut daerah kawan atau kodomain dan dilambangkan dengan Kf. Himpunan dari semua peta A di B disebut daerah hasil range dan dilambangkan dengan Rf. Contoh A = {1, 2, 3, 4} dan B = {5, 7, 9, 10, 11, 12} f A→ B dimana fx = 2x +3 Diagram panahnya sbb Domainnya adalah A = {1, 2, 3, 4}. Kodomainnya adalah B = {5, 7, 9, 10, 11, 12} Rangenya adalah C = {5, 7, 9, 11} Fungsi Komposisi Perhatikan contoh berikut Ada 3 himpunan yaitu, A = {2, 3, 4, 5}, B = {5, 7, 9, 11} dan C = {27, 51, 66, 83}. f A →B ditentukan dengan rumus dengan ditentukan oleh rumus . Ditunjukkan oleh diagram panah sbb Jika h fungsi dari A ke C sehinnga peta dari 2 adalah 27 peta dari 3 adalah 57 peta dari 4 adalah 66 peta dari 5 adalah 83 dan diagaram panahnya menjadi, fungsi dari h dari A ke C disebut fungsi komposisi dari g dan f ditulis atau Secara umum Definisi Misalkan fungsi ditentukan dengan rumus ditentukan dengan rumus Fungsi komposisi g dan f ditentukan dengan autan o dibaca komposisi atau “bundaran” Perhatikan bahwa dalam fungsi komposisi ditentukan dengan pengerjaan terlebih dahulu kemudian dilanjutkan dengan pengerjaan oleh Perhatikan contoh berikut. Contoh Diketahui $latex fx=x^{2}+1$ dan $latex gx=2x-3$ Tentukan a. f o gx b. g o fx Jawab a. f o gx = f gx = f2x – 3 = 2x – 32 + 1 = 4x2 – 12x + 9 + 1 = 4x2 – 12x + 10 b. g o fx = g fx = gx2 + 1 = 2x2 + 1 – 3 = 2x2 – 1 Jadi pada komposisi fungsi tidak berlaku sifat komutatif.