Karen seorang waria di Kupang, menilai warga Kupang sudah lebih cerdas menilai keberadaan waria dibandingkan sepuluh tahun lalu. "Kalau dulu, masyarakat masih memadang waria sebagai orang aneh. Tapi sekarang, masyarakat sudah lebih cuek dengan kehadiran waria. Tapi diskriminasi terhadap waria masih tetap ada," kata Karen, Sabtu (13/2/2016).
Katapepatah Inggris: “Don’t judge a book by its cover”, maksudnya janganlah kita menilai sebuah buku hanya dengan melihat covernya saja. Demikian pula dengan hubungan kita sesama manusia, kita sering kali menilai orang hanya dari penampilan luarnya saja.
9views, 1 likes, 0 loves, 0 comments, 0 shares, Facebook Watch Videos from Review movie: Jangan Menilai Orang Dari Covernya
3 Mendukung Mobilitas Tinggi. Body yang kokoh tidak serta merta membuat laptop bisnis ASUS ExpertBook B5 Flip (B5302FEA) menjadi bongsor dan berat. Faktanya malah kebalikannya. Laptop yang ditujukan untuk kebutuhan bisnis ini justru memiliki dimensi body yang sangat ramping, sekaligus juga sangat ringan.
Sudahlah jangan banyak bicara ini semua salahmu! Kenapa kau buat dia terkekang?! Memang bener apa kata orang “jangan menilai orang dari covernya”. Salam, Karmeli ^^ Diposting oleh kau takperlu tau akan hal ini karna papamu saat ini adalah papamu, orang tua mu, lelaki hebat di hidup mu tak seperti ayah kandung mu. 24 maret 2011
Hmmintinya mah kalo liat orang mau menilai orang itu jangan dari covernya aja bisa aja covernya jelek aslinya dalemnya itu baik, dan bisa juga covernya bagus baik tapi dalemnya hatinya itu busuk. Terimakasih telah membaca,maaf apabila ada kata yang salah~ Sumber : Lks TIK, penerbit&percetakan putra kertonan jl. Diponegoro no. 118 Kartasura
Daricovernya yang menarik ternyata dalemnya lebih hebat lagi. (bener tuh kata peribahasa kalo jangan menilai buku dari sampulnya aja) langsung mikir " more. flag 1 like · Like Penggunaan kata ganti orang kedua--kamu--adalah ciri khasnya. Meski di awal sudut pandang yang digunakan adalah sudut pandang ketiga, yang tahu segalany
Discovershort videos related to jangan menilai orang dari apa kata orang on TikTok. Watch popular content from the following creators: Evi Wulan(@evi.wulan), elin🐣(@elin_lyn), Titik terendah (@se0ranghamba), 几ㄩ卂尺ㄥㄖɊㄥ卂Ɋ30(@nuarloqlaq30), Siti Abidah(@sitiabidah_07) . Explore the latest videos from hashtags: #janganmenilaiorang,
Menghargai orang lain jauh lebih menyenangkan dari pada mengalahkan orang dengan perdebatan meskipun kita benar," kata Nur Alam Ali sambil tersenyum. Jangan melihat orang dari penampilanya saja karena kadang apa yang nampak oleh mata itu menipu dan ini bisa dijadikan pelajaran untuk kita semua agar jangan menilai seseorang itu dari covernya
BukuRaksasa Dari Jogja : Lihatlah Ke Atas. Temukan Cinta karya Dwitasari. Bianca tidak kenal cinta. Satu hal yang ia pelajari dari kedua orang tuanya adalah bahwa cinta itu omong kosong. Buktinya, mereka berdua hidup dalam r
Wo7rw. Berikut ini adalah puisi jangan nilai aku, bagaimana kata kata jangan menilai orang dalam bait puisi tentang jangan nilai aku yang dipublikasikan blog berkas sama dengan kata kata jangan menilai orang dari fisik atau puisi kata kata jangan menilai orang dari covernya, untuk lebih jelasnya, disimak saja puisi berjudul jangan menilai aku dibawah NILAI AKUOleh DjatmikoKetika aku menabur benih kebaikanAku tak pernah harap balasanKarena yang ku inginkanAda yang bisa merasakan kenyamananSaat kini aku tak bergunaJangan aku di hinaApalagi keburukanku kau wartaHingga hancur semuanyaAku tak butuh kau nilaiWalau baktiku telah usaiAda asa yang ingin digapaiMenyatukan yang telah terceraiTerbiasa dinilai burukAku tak merasa terpurukBiar alam yang memberi petunjukTanpa aku harus merajukSolo 1 Maret 2020
Web server is down Error code 521 2023-06-15 092131 UTC What happened? The web server is not returning a connection. As a result, the web page is not displaying. What can I do? If you are a visitor of this website Please try again in a few minutes. If you are the owner of this website Contact your hosting provider letting them know your web server is not responding. Additional troubleshooting information. Cloudflare Ray ID 7d79be4cfd080b73 • Your IP • Performance & security by Cloudflare
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. NAMA ALMIRANDA SHAFIRA SUBHANNIM N011201053GB 5 Fakultas Farmasi, Universitas Hasanuddin Sudah sangat sering kita dengar. Nasehat yang mengajak kita supaya jangan melihat dari bungkusnya, melainkan isinya. Pertanyaan sederhananya adalah apakah kita sudah untuk mempratekkannya? Belum tentu. Sangat sering, dalam hal apapun, kita justru langsung cepat-cepat menilai seseorang dari apa yang nampak oleh mata kita. “Maut bukanlah kehilangan terbesar dalam hidup. Kehilangan terbesar adalah apa yang mati dalam sanubari sementara kita masih hidup” Salah satu kematian paling mengerikan adalah bila nurani kita sudah mati, sehingga kita menjadi amat gampang memvonis atau menilai orang lain tanpa dasar yang jelas serta akurat, lalu kemudian kita bully dan fitnah orang itu seenak perut kita. Menurut saya pribadi, kasus ini merupakan kasus rasisme. Rasisme adalah sebuah tindakan atau sesuatu perbuatan yang menyerang seseorang secara verbal. Kasus rasisme hingga sekarang ini masih terjadi dimana saja. Jangan memandang orang dari covernya karena tidak semua orang yang covernya jelek dalamnya juga jelek, Karena semua orang mempunyai kekurangan masing-masing karena orang hidup tidak sepenuhnya berjalan lancer dan semua orang tidak ada yang saya berada pada posisi carson mungkin saya juga akan mengalami masa-masa sulit tersebut mungkin stress atau mengurung diri. Namun, kembali lagi bahwa hidup akan terus mengalir kita dituntut untuk bisa kuat dan pribadi yang lebih baik menggapai mimipi-mimpi yang kita inginkan tanpa memikirkan cemohan atau bullyan orang-orang. Masalah yang hadir dalam hidup kita merupakan cobaan yang diberikan oleh tuhan untuk kita untuk melihat sesabar apa dan seikhlas kita dalam menjalani kehidupan ini dan tuhan pastinya tidak memberi cobaan kepada hamba melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dari hinaan itu juga saya semakin bersemangat untuk membuktikan kepada orang-orang yang dulu menghina saya dan dari hinaan itu kita juga banyak belajar untuk bisa membuktikan kepada mereka bahwa berkulit hitam atau apapun jenis kulit kita berhak untuk di hargai sesama saya sebagai mahasiswa jika berada diposisi sebagai carson yang terus terusan di bully saya akan lebih memanajemen emosi saya dan lebih berfikir secara intelektual. Manajemen Emosional adalah salah satu bentuk mengelola emosi, perasaan yang akan berkaitan dengan tingkah laku seseorang kepada kita, Pemicu emosi biasanya berasal dari pikiran, baik itu pikiran positif maupun negatif yang muncul dari lingkungan eksternal maupun pola-pola pemikiran internal yang tidak disadari. emosi dalam bentuk positif dapat dilihat sebagai bentuk perasaan senang, bahagia, dan emosi negatif dapat berupa kebencian, perasaan marah dan kesombongan. Setiap perasaan yang muncul akan mempengaruhi tingkah laku seseorang dan perlunya mengontrol emosi baik itu emosi positif ataupun emosional meminimalisir emosi negative agar tidak tergantung akan kecerdasan intelektual semata. Semakin mengandalkan kecerdasan intelektual maka akan sering mengabaikan kecerdasan emosi dan dapat dipastikan akan jauh dari kesuksesan. Memberikan porsi yang seimbang antara kecerdasan intelektual dengan kecerdasan emosi atau bahkan mengedepankan kecerdasan emosi karena kecerdasan emosi akan memberi jalan kepada kesuksesan. Keberhasilan seseorang bukan hanya faktor dari indeks prestasi IP bahkan predikat lulusan terbaik dari segi akademis tetapi mereka yang punya pengendalian diri, motivasi diri, tak gampang emosi, sabar, inisiatif, akan mempunyai peluang lebih besar untuk mencapai kesuksesan, mempunyai relasi dan sahabat yang banyak dan bahagia lebih mudah. Kesuksesan juga tidak ditentukan oleh fisik atau penampilannya karena sukses bukanlah kebetulan. Ia terbentuk dari kerja keras ketekunan, pembelajaran, pengorbanan, dan yang paling penting, cinta akan hal yang sedang atau ingin kamu yang berlebihan dapat memengaruhi tindakan selanjutnya. Kamu harus tahu bagaimana cara mengendalikan emosi diri agar tidak membuat masalah semakin rumit. Emosi yang dirasa terlalu berlebihan akan membuat hari-hari kamu tidak bersemangat. Hubungan kamu dengan dengan orang lain di sekitar juga menjadi tidak baik. Hal ini yang membuat kamu harus menahan emosi agar tidak meledak dan mengakibatkan kerugian kedepannya. Bagaimana cara mengendalikan emosi? Berikut penjelasannya1. Buang berfikiran buruk 1 2 Lihat Pendidikan Selengkapnya